Kepala Desa dan Aparatur Se-Abdya Ikut Bimtek Program Anti Korupsi dari LDMN

-7938 Dilihat

SIGUPAINEWS.com | ABDYA – Kegiatan Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Desa Anti Korupsi dengan tema “Berawal Dari Desa Kita Wujudkan¬† Indonesia Bebas Korupsi” yang di selenggarakan oleh Lambaga Diklat Manajemen Nasional (LDMN) kepada Kepala Desa dan Aparatur se Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)

acara berlangsung di Aula Bappeda, jalan bukit hijau kabupaten setempat selama dua hari mulai dari Jum’at dan Sabtu itu di ikuti oleh peserta dari Sembilan Kecamatan yang ada di Kabupaten Abdya diantaranya yaitu, Blangpidie, Susoh, Jeumpa, Kuala Batee, Babahrot, Setia, Tangan-tangan, Manggeng, dan Lembah Sabil

Dari pantauan acara tersebut turut dihadiri, ketua Komisi A DPRK Abdya Sardiman, Ketua Apdesi Venny Kurnia, dan Kanit Tipikor Polres Abdya Ipda Mohd Faris Idris, S.Tr.K, dan beserta Bripka Syahril.

Baca juga

Pada saat awak media menjumpai Ketua Forum Keuchik perwakilan Abdya, Venny Kurnia, Sabtu (24/12/2022) mengatakan mengenai Bimtek Anti Korupsi ini memang sangat perlu dilaksanakan dan sangat penting bagi pihaknya, apa lagi mengingat di Tahun 2022 ini pesertanya dari keuchik-keuchik baru

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi menyangkut dengan anti korupsi ini, setidak-tidaknya aparatur khususnya kepala desa dan tuha peut harus tau bagaimana menepatkan fungsi dan pengawasan dalam bentuk sebagai tuha peut itu harus tau membedakan apa yang harus dilakukan,” tutur Venny

Selanjutnya kata Venny, menyangkut dengan pelaksanaan yang dilaksanakan selama dua hari ini mengingat waktu dalam pelaporan yang menjelang akhir tahun anggaran berjalan dalam melaporkan nanti di tahun 2023, jadi di tahun 2022 ini sudah selasai semua laporan yang menyangkut keuangan ataupun kegiatan-kegiatan yang sudah tertera dalam Perbub

“Jadi artinya kita sampai hari ini sudah 95 persen semua kegiatan yang sifatnya bimbingan teknis dalam melaksanakan tugas sebagai kepala desa dan juga tugas Tuha Peut kedepannya kita sudah sedikit terbekali ilmunya,” ucap Venny

Lebih lanjut, kalaupun ada Venny menyebutkan kegiatan seperti ini mungkin teknis dan juknisnya dilaksanakan dalam bemtuk berbeda pula

“Sehingga semakin banyak bimbingan seperti ini, apa lagi dilaksanakan di daerah, jadi pesertanyapun bisa kita tambahkan lagi kedepan,” kata Venny

Kemudian harapannya Ketua forum Keuchik perwakilan Abdya, Venny Kurnia ini mengatakan sehingga semua aparatur desa tau dalam pengelolaan keuangan sehingga seperti yang kita harapkan bahwa tidak untuk menghindari tidak terjeratnya dengan kasus korupsi

“Karena perlu kita ketahui kasus korupsi ini sangat sensitif, terkadang ada pekerjaan yang kita selesaikan tepat waktu tapi menyangkut dalam admitrasi yang salah itu juga bisa menjerat sebagai pimpinan di desa terutama dalam pengelolaan keuangan,” terang Venny

Kemudian hal-hal yang sifatnya ke depan “harapan kami pihak-pihak ataupun Pemerintah Kabupaten bisa memberikan solusi lain sehingga bisa menekan angka seorang kepala desa itu tidak terjerat kasus korupsi salah satunya.” tutup Venny. (Fit)