Musibah 9 Unit Bangunan di Geulumpang Payong Hangus Terbakar 8 KK jadi Korban

oleh -349 Dilihat

SIGUPAINEWS.COM|ABDYA – Musibah kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nasional Iskandar Muda, Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya) berdampak 8 Kepala Keluarga (KK) terpaksa harus mengungsi ke rumah sanak famili mereka.

Adapun peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ini menghanguskan 9 unit bangunan milik warga setempat rata dengan tanah, Selasa (18/7/2023).

Pemerintah Desa Geulumpang Payong Keuchik Khairuddin mengatakan data keluarga yang terdampak kebakaran tersebut berjumlah 8 Kepala Keluarga, salah satunya adalah Kepala Dusun Pantee Geulumpang (Dusun II).

Baca juga

“Menurut catatan kami ada 8 keluarga yang menjadi korban kebakaran yang terjadi sore tadi, salah satunya rumah Kadus Pak M. Taisir,” ujar Khairuddin saat ditemui di lokasi kejadian kebakaran, Selasa (18/7) malam.

Menurutnya, berdasarkan keterangan warga kronologis terjadinya musibah kebakaran itu berawal dari semburan api yang menyulut lantai II rumah warga yang berada di sudut persimpangan jalan menuju ke irigasi Krueng Susoh.

“Tetangga sekitar melihat sumber api dari lantai II rumah warga yang berada di sudut persimpangan jalan ke irigasi. Api dengan cepat akhirnya menjalar ke bangunan rumah warga lainnya yang berkontruksi semi permanen,” jelas Khairuddin.

Dikatakannya, untuk memadamkan api yang sedang berkobar, BPBK Abdya menerjunkan 8 unit Pemadam Kebakaran (Damkar).

Dengan dibantu oleh petugas Damkar, TNI, Polri, Tagana, dan masyarakat api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 19.30 WIB. Selain itu, juga dibantu dengan air parit yang berada di dekat lokasi kebakaran dengan menggunakan mesin pompa untuk memadamkan api,

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja menurut saya kerugian akibat kebakaran ini mencapai milyaran rupiah,” kata Keuchik Khairuddin.

Dari data yang diperoleh media ini adapun 8 keluarga yang menjadi korban kebakaran tersebut sebagian besar ialah pelaku usaha atau pedagang.

Berikut data keluarga korban dampak kebakaran:

1. Ismail (Usaha Kelontong dan pangkalan gas), dihuni oleh 7 orang anggota keluarga.

2. Bustami (Usaha Taylor/penjahit), 3 orang anggota keluarga.

3. M. Taisir (Usaha bengkel sepeda motor), 4 orang anggota keluarga.

4. Yuli (Toko aksesoris HP/Dokter HP). Tidak ditempati oleh keluarga, namun terdapat beberapa orang pekerja.

5. Ujang, Kantor Gamma Konsultan, ditempati oleh beberapa karyawan (konsultan perencana konstruksi).

6. Agus warga Desa Kuta Tinggi (Usaha Fotocopy). Diketahui Agus baru sekitar kurang lebih 2 bulan menyewa ruko yang ditempatinya tersebut bersama 2 anggota keluarga.

7. Ispan, rumah yang dihuninya sekaligus kantor CV Simpati miliknya bersama 5 anggota keluarga.

8. M. Yusuf seorang pensiunan Guru. Akibat kebakaran tersebut dua ruko miliknya ludes dilahap si jago merah. M. Yusuf tinggal bersama istrinya.

Saat ini Pemerintah Desa setempat telah mendirikan posko relawan penerimaan bantuan di lokasi kejadian kebakaran tersebut, Jalan Nasional Iskandar Muda (Depan Apotik Atau Klinik dr Syafrizal). (*)

Please enable JavaScript in your browser to complete this form.
Jika Pilkada Aceh Barat Daya (Abdya) dilakukan hari ini siapakah calon Bupati pilihan anda?