Perjuangan Belum Selesai, Tarzani Siap Berjuang Untuk Rakyat di DPRK Abdya

-35 Dilihat
Foto : FITRIA MAISIR/SIGUPANEWS.COM

SIGUPAINEWS.COM|ABDYA – Tarzani, salah satu calon anggota DPRK Abdya dari Partai Aceh (PA) di dapil 1, menggelar acara doa bersama dan silaturahmi dengan masyarakat untuk mendapatkan dukungan dalam pemilihan legislatif. Acara yang mengusung tema “Tapubut Beu Meusaampe Tapike Beu Meguna” itu berlangsung di kediamannya Desa Lamkuta, Kemukiman Babah Lhok Kecamatan Blangpidie, pada Kamis (8/2/2024) malam.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRK Abdya Hendra Fadhli SH,MH yang juga merupakan juru kampanye (Jurkam) Partai Aceh, Tuha Peut Partai Aceh Panglima Nasir Alue, serta para tokoh dan kader Partai Aceh dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Tarzani menyampaikan permohonan doa dan dukungan dari masyarakat agar bisa terpilih menjadi wakil rakyat di DPRK Abdya. Ia juga mengungkapkan motivasinya maju sebagai caleg, yaitu untuk melanjutkan perjuangan menyelamatkan Aceh dari kemunduran.

Baca juga

“Sebagai mantan pejuang Gerakan Aceh Merdeka (GAM), saya mohon maaf kepada rakyat karena kami belum mampu memberikan kesejahteraan yang maksimal. Perjuangan kami masih berlanjut,” ujar Tarzani.

Ia menekankan, jika dulu perjuangan dilakukan dengan senjata, maka kini perjuangan harus dilakukan di parlemen.

“Untuk itu, saya berniat menjadi anggota DPRK agar bisa berjuang untuk hak dan kesejahteraan rakyat di sana,” imbuhnya.

Tarzani berkomitmen, jika terpilih menjadi anggota DPRK Abdya, ia akan menjadi suara rakyat dan memperjuangkan aspirasi mereka di parlemen.

“Saya mengajak rakyat untuk bersatu memenangkan Partai Aceh, karena Partai Aceh adalah partai rakyat Aceh, bukan partai kami sebagai mantan pejuang,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Jurkam Partai Aceh Hendra Fadhli mengajak masyarakat dalam pidatonya untuk memilih Partai Aceh, karena menurutnya Partai Aceh adalah milik bangsa Aceh, yang telah banyak berjuang untuk kepentingan bangsa Aceh.

“Saya merasa miris ketika masyarakat menyalahkan Partai Aceh, padahal selama ini partai aceh telah banyak berkontribusi untuk nasib bangsa aceh meskipun belum sempurna,” tutur Hendra.

Selain itu, Hendra juga mengatakan Prabowo Gibran harus dimenangkan dalam Pilpres 2024 ini, karena menurutnya Prabowo adalah sosok yang cocok untuk menjadi presiden.

“Alasan saya mengatakan Prabowo adalah pilihan yang tepat dari Muzakir Manaf alias Mualem, karena Partai Aceh akan mendapatkan sinergi di pemerintah pusat nantinya, yang juga akan berdampak pada kesejahteraan bangsa aceh yang akan diperjuangkan,” pungkas Hendra.(*)

Please enable JavaScript in your browser to complete this form.
Jika Pilkada Aceh Barat Daya (Abdya) dilakukan hari ini siapakah calon Bupati pilihan anda?