Stagnan, Harga Cabai Merah di Pasar Blangpidie Rp.100 ribu cabai Rawit Rp. 45 ribu

-4 Dilihat
foto pedagang cabai
Pedagang Cabai merapikan barang dagangannya di Jalan, Haji Ilyas Meudang Ara, Blangpidie, Selasa (2/8). Foto: Sigupainews.com.

BLANGPIDIE, SIGUPAINEWS.COM- Harga cabai merah dan cabai rawit di Pasar Tradisional Blangpidie masih mahal dan langka. Harga cabai merah pada Selasa 2 Agustus bertahan di Rp.100.000, sementara cabai rawit Rp.45.000.

Mahalnya harga komoditas dapur tersebut disinyalir akhibat gagal panen sejumlah petani karena cuaca buruk dan hama tanaman.

Amatan Sigupainews.com di Pasar Tradisional Blangpidie terdapat sejumlah titik pedagang cabai dan masih mengalami kelangkaan.

Baca juga

Iqbal (24) pedagang di Pasar Blangpidie mengatakan mahalnya harga cabai sejak lebaran Idul Fitri beberapa waktu lalu.

“Ini harga cabai paling lama bertahan sejak hari raya puasa kemarin, biasanya harga cabai langsung turun saat mengalami kenaikan” tutur Iqbal saat di jumpai Sigupainews.com Selasa (02/08).

Sebelumnya harga cabai merah sempat naik tajam di kisaran Rp.150.000, pada awal Juli lalu, kemudian berangsur turun dan bertahan di harga Rp.100.000, sementara, cabai rawit, sebelumnya Rp. 95.000, kini berkisar Rp. 45.000.

Harga cabai di pasar mengalami fluktuasi dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini seperti keluh sejumlah ibu-ibu rumah tangga saat membeli bahan dapur tersebut.

“Iya, sangat mahal harga cabai, jika selama ini saya membeli 1-2 Kg per hari, kini hanya mampu beli seper empat saja”, tutur ibu Anna Marzuki.

Ia berharap akan ada penurunan harga cabai dalam beberapa minggu kedepan. (ikf)