Surya Paloh: Jangan Rusak Demokrasi dan Persatuan Indonesia

oleh -9 Dilihat

SIGUPAINEWS.COM|SUMSEL – Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem, mengajak semua pihak untuk menjaga demokrasi dan persatuan Indonesia. Ia mengatakan bahwa tidak ada yang boleh mengganggu atau merusak nilai-nilai demokrasi yang telah dibangun bersama oleh bangsa ini.

Ia menyampaikan hal ini dalam pidato kebangsaannya saat Kampanye Terbuka Partai NasDem di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (31/1/2024).

Menurut Paloh, Partai NasDem hadir sebagai benteng persatuan di Indonesia. Ia menilai bahwa bangsa ini membutuhkan contoh dari para pemimpin dan tokoh-tokoh bangsa, termasuk para pimpinan partai politik di Indonesia.

Baca juga

“Bangsa ini butuh contoh dari para pemimpin bangsa, pemuka bangsa, termasuk pimpinan partai politik, termasuk saya sendiri. Saya berkewajiban memberi contoh. Rakyat butuh contoh,” ujar Paloh.

Paloh juga menekankan bahwa bagi NasDem, menang atau kalah dalam pemilu bukanlah hal yang utama. Yang terpenting adalah kemampuan NasDem bersama masyarakat untuk menjaga sistem demokrasi yang ada di Indonesia sebagai satu bangsa.

“Negara kita punya sistem demokrasi dalam sistem ketatanegaraan kita. Artinya, kebebasan berserikat, mengeluarkan pendapat, menentukan pilihan, tidak boleh diganggu, diintervensi, apalagi dihalangi,” kata dia.

Paloh berharap bahwa proses demokrasi di Indonesia dapat berjalan dengan adil dan bersih. Ia mengingatkan bahwa sangat berbahaya jika demokrasi yang telah diperjuangkan bersama ini malah dirusak.

“Kita mau Pemilu yang bersih, Pemilu yang adil. Maka tugas dan tanggung jawab penyelenggara pemilu adalah menjaga Pemilu itu berjalan tertib, damai, bersih, untuk kepentingan bangsa kita,” tambah dia.

Oleh karena itu, Paloh mengingatkan kepada siapa saja untuk tidak mencoba-coba merusak demokrasi dan persatuan Indonesia.

“Kalau kita cinta pada bangsa ini, itu artinya kita harus menjaga persatuan. Kalau ada yang berusaha memecah belah persatuan di antara kita, saya kira bukan hanya kita yang akan melawannya, tapi alam juga akan mengajarinya,” pungkas dia.(*)

Sumber: [NasDem.id]