Wakil Bupati Abdya Muslizar MT, Menghadiri Pelantikan SAPMA Pemuda Pancasila

-2 Dilihat

ABDYA, SIGUPAINEWS.com – Wakil Bupati Aceh Barat Daya Muslizar MT, menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang SAPMA Pemuda Pancasila Abdya Masa Bakti 2020-2022 disertai dengan  do’a bersama dalam rangka memperingati 17 Tahun Bencana Tsunami Aceh.

Acara pelantikan tersebut berlangsung di Aula Bapeda, komplek perkantoran bukit hijau, Desa Keude Paya, Blangpidie, Abdya, pada Minggu (26/12/2021).

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Abdya Muslizar MT, menyampaikan bertepatan pada hari yang berbahagia ini kita juga mengenang 17 tahun tsunami aceh diman ratusan ribu orang tua, sanak saudara andai tolan dan sahabat, keluarga kita, semua menjadi korban.

Baca juga

“Jadi sepantasnya kita hari ini kita bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh Allah Swt, untuk kita hidup dan kita do’a kan kepada orang-orang tua kita, saudara kita, guru-guru kita, andai tolan dan sahabat kita, yang telah menjadi korban bencana dahsyat di Bumoe Aceh yaitu bencana tsunami, diterima oleh Allah dilapangkan kubur nya dan ditempatkan disisi nya sesuai dengan amal perbuatannya pada saat didunia.” ucap Muslizar.

Wakil Bupati Aceh Barat Daya Muslizar MT, juga mengucapkan selamat kepada pengurus SAPMA PP Abdya yang baru dilantik meskipun ini pelantikan yang disampaikan tadi, bukan pelantikan yang paling utama intinya adalah SK.

“PP itu adalah sebuah perkumpulan dan perwujudan orang-orang yang intelek tual orang-orang pintar jadi kalau pemuda pancasila Pemuda-pemuda pintar artinya, kalau kita mencintai bung karno, bung Hatta  maka disini saya kutip bahwa orang yang selalu berinovasi dan berfikir akan kemajuan cuma satu hal yang mungkin tidak bisa di robah yang di sampai kan oleh bung hatta bahwa kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat diperbaiki dengan pengalaman,” tuturnya.

Ia mengingatkan, satu hal yang perlu di ingat buat adek-adek semua kurang jujur itu tidak ada obatnya jadi dimana pun kita harus jujur ada dan tidak ada orang harus jujur. Karna sejatinya ini tantangan yang paling besar bahwa kemaren masih Four Point Zero, kalau hari ini Four Point Zero tantangan yang paling berat.

“Perlu kalian ingat adalah bahwa kesuksesan itu bukan milik orang pintar, bukan milik orang yang IPK nya 4, bukan milik orang S1, S2, dan S3, kalau pak Bj Habibi bilang bahwa kesuksesan itu adalah milik orang yang bersungguh-sungguh dan mau berusaha untuk menjadi orang sukses.” ucapnya

Tambahnya, Kalian jangan mengatakan siapa kalian sekarang tapi mulai hari ini harus berfikir siapa kalian dimasa yang akan datang, kenapa dan dimana pun saya berpidato didepan pemuda mungkin itu, itu saja yang saya sampaikan karna ini adalah pengalaman pribadi, dari seorang anak nelayan juga menjadi nelayan begitu pahit hidupnya.

“Tapi secara politik Alhamdulillah, Allah menepatkan saya diposisi yang top bisa berada disini, bukan S1, bukan sekolah yang pavorit, tapi kemauan peningkatan kelembanggaan artinya pengembangan kapasitas diri yang perlu komunikasi, ada S1,S2,S3, kalau tidak pandai berkomunikasi kita tidak akan sukses.” terangnya.

Muslizar MT juga menyampaikan Komunikasi itu sangat menguntungkan, tapi bagaimana kita berkomunikasi membangun komunikasi sehingga orang yang kita hadapi itu dia tergugah bagaimana membantu. Maka dasar nya yang pertama adalah berorganisasi, tapi disitulah kita ada semangat dan kemauan, kebersamaan jadi pada saat kita berorganisasi tanpa uang tanpa pasilitas kita bisa sukses membuat acara.

“Apalagi nanti kalian semua calon pemimpin dasarnya itu organisasi jangan menutup diri belajar berkomunikasi. Ingat, IPK 4,0 itu bukan sebuah ukuran, itu perlu untuk meningkatkan wawasan tapi pengembangan diri, bersilaturahmi jaga komunikasi itu yang paling utama yang bisa buat kita sukses. tetap kembali kepada yang satu hal yang tadi yaitu kejujuran,” ucapnya.

Ia juga mengucapkan, terimakasih banyak kepada seluruh keluarga besar Sapma PP abdya, karena selama ini dirinya merangkul semua organisasi bukan untuk membungkam.

“Apa yang bisa kami fasilitasi akan  difasilitasi, tapi tetap kami sampaikan kepada semua organisasi kalau kami merangkul bukan untuk membungkam,”sebutnya.

kritisnya masing- masing organisasi silahkan sesuai dg AD/ART. Kita perlu untuk mengembangkan diri tapi ingat jangan sampai kita di mammfaat kan oleh kepentingan-kepentingan orang lain.